Pernah
merasakan yang namanya ‘beruntung’??
Lucky—beruntung.
Kali
ini Aku ingin berbagi tentang rasa yang namanya ‘beruntung’ versi Aku. Cukup
dengan satu kalimat : Aku beruntung dan
bangga sekali pernah bersekolah dan menjadi siswa SMAN 1 Rangkasbitung.
Walau
Aku sempat mengeluh ketika masih jadi murid di sini. Mengeluh ini, mengeluh
itu, apalagi masalah tentang biaya. Tapi, setelah Aku keluar dari sekolah ini, Aku
menyesal sekali dulu Aku pernah mengeluh ini dan itu. Kenapa?? Karena banyak
sekali yang sudah Aku dapat dari sini, yang tak mungkin Aku dapatkan di sekolah
lain, yang tak mungkin Aku dapatkan di tempat lain. Terutama PENGALAMAN.
Smansa,
begitu panggilannya. Polesan Smansa
benar-benar real dan berkelas. Lukisan yang dibuat Smansa begitu langka dan
indah buat Aku. Luar dan dalam begitu diperhatikan di sini. Tak hanya ilmu
pengetahuan yang diajarkan, tapi keagamaan benar-benar sederajat dengan
duniawi. Smansa membuat Aku makin dewasa, Smansa membuat Aku jadi makin rajin
beribadah, disiplin yang ketat, kekeluargaan yang erat, toleransi, lapang dada,
politik, kompetitif, dan pengetahuan serta pengalaman yang tak dapat Aku
sebutkan semua.
Smansa
sudah memberikan keahlian bagi Aku. Membuat Aku bisa bermain gitar (walaupun
belum lancar), bisa menari, membuat Aku bisa mengoperasikan design grafis,
bercocok tanam yang baik versi hortikultura, bisa berbahasa Perancis, bisa bela
diri lewat ekskul tapak suci yang Aku ikuti dan masih banyak lagi.
Pengalaman
juga tak kalah menarik untuk Aku ungkap. Masih ingat di otakku ketika Aku jadi
bendahara OSIS. Menagih uang yang susahnya minta ampun. “Besok aja ya.”
Besoknya “Aduuh lupa gak bawa uang, besok aja ya.” Benar-benar diuji
kesabaranku. Ingat juga ketika Aku nangis gara-gara acara Laporan Pertanggung
Jawaban bendahara berbarengan dengan acara keluargaku yang tak bisa aku
tinggalkan. –ih malu deh. XD
Masih
ingat juga, saat Mabis aku ikut demo ekstrakurikuler ESC (English Student Club)
yang membuat aku malu berat. Dan ikut demo ekstrakurikuler Tapak Suci yang menjadi
pendekar silat yang hebat. Sampai ada adik kelas yang sedang Mabis bilang
padaku “Kak Ana keren banget pas tadi demo ekskul Tapak Suci.” Senang sekali
aku. Hahaha….
Ingat
juga, dengan setumpukkan tugas yang sahut menyahut tak pernah berhenti antar
satu mata pelajaran dengan mata pelajaran lain. Dan tugas yang diberikan guru,
jarang ada yang mudah. Dan anehnya, sesulit apapun tugasnya, pasti dikerjakan
H-1 bahkan H-5menit dengan deadline yang diberikan gurunya. Dan yang paling
menyebalkan adalah dengan tugas presentasi yang kurang matang persiapannya,
dari sekian tugas presentasi yang aku alami selama tiga tahun, mungkin sekitar
3 presentasi yang aku anggap paling baik dan matang. Tapi, dibalik itu aku sadar, suatu saat
nanti, entah pas kuliah atau di dunia kerja, pasti tugasnya jauh lebih sulit
melebihi yang pernah guruku berikan.
Aku
juga ingat, saat ikut acara ini itu. Mulai dari seminar ST NKRI, seminar NAPZA,
seminar Manga, Seminar Karya Ilmiah, Seminar Bahasa Inggris, Studi banding
OSIS, Training Motivation yang selalu berhasil buat aku nangis, ikut lomba
kejuaraan Tapak Suci, ikut lomba membuat essay dan masih banyak yang lainnya
dan sebagainya dan sebagainya.
Dan
yang paling berkesan saat aku ikut acara Akademi Pelajar Smansa. Acara
pencarian duta pelajar di Smansa. Diseleksi lewat ranking tiap kelas,tes bakat,
tes akademik, tes emosional, tes
spiritual, tes pidato dalam 2 bahasa, tes fisik, tes mental, tes wawancara dan
terakhir ditampilkan di lapangan yang dilihat oleh seluruh warga Smansa sambil
menyampaikan visi dan misi.
Oh
ya.. Smansa juga punya jargon yang sangat bagus. Ketika warga Smansa ditanya
kabar. “Apa kabar Smansa?” Maka jawabannya “Alhamdulillah, Luarbiasa,
Allahhuakbar, Yes.. (sambil tepuk tangan)” Benar-benar membangkitkan semangat
yang tadinya turun. Bagaimana aku tidak bangga pernah jadi bagian Smansa???
Mau
tahu tentang kegiatan di Smansa??
Yang
pertama. Mabis. Masa Bimbingan Siswa. Masa-masa ini benar-benar penuh dengan
kepolosan, tidak tahu apa-apa tentang Smansa, dan akhirnya selalu nurut saja
sama kakak pendamping. Haha.. Pas jaman aku mabis. Waktu itu aku disuruh datang
pukul 05.00, paling lambat pukul 05.30. Aku waktu itu datang pas jam 05.30.
Tapi tetap aja dihukum, katanya telat. Haha.. Tapi itu momen yang sangat luarbiasa,
aku jadi tahu segala tentang Smansa dan seluk beluknya.
Yang
kedua. GSR (Gema Suci Ramadhan) yang berganti nama setiap tahun, tahun
berikutnya SAR (Semarak Akbar Ramadhan), tahun berikutnya KSR (Kemilau Suci
Ramadhan). Kegiatan ini adalah sejenis kegiatan pesantren kilat selama satu
minggu pada saat bulan Ramadhan. Dalam satu minggu itu, diisi dengan
acara-acara keagamaan dan lomba bernuansa islami. Pagi-pagi dengar ceramah,
dilanjut tes hapalan surat-surat pendek dan doa-doa sehari-hari. Lombanya ada Nasyid
yang paling keren buat ditonton, LCT (lomba cepat tepat), Lomba DA’I, Lomba
baca Al-Qur’an, lomba kaligrafi, Lomba membuat ketupat, lomba Pameran Busana
Muslim, dan Lomba menghapal surat-surat Al-Qur’an. Pada saat SAR, aku jadi
panitia seksi perlombaan. Tanpa aku dan panitia seksi perlombaan lain,
sepertinya lomba takkan berjalan lancar (bangga). Haha..
Yang
ketiga. Pensi (Pentas Seni). Salah satu acara yang paling besar di Smansa,
karena banyak melibatkan orang luar. Yang selalu menghadirkan bakat-bakat seni
yang ada di Smansa. Dan didalamnya ada perlombaan band terbaik, vokalis
terbaik, bassist terbaik, drummer terbaik, dan gitaris terbaik.
Yang
keempat. LKBB (Lomba Keterampilan Baris Berbaris). Lomba berbaris yang
mengundang siswa SMP/MTs se-kabupaten Lebak sebagai pesertanya. Banyak sekali
piala yang diperebutkan dalam lomba LKBB ini.
Yang
kelima. Copa Smansa. Acara lomba olahraga antar kelas, saat menunggu pembagian
raport saat semester pertama. Yang dipertandingkan pas jaman aku adalah
sepakbola untuk putra dan bola tangan untuk putri. Disini kekompakan tiap kelas
benar-benar diuji. Mulai dari supporter, kaos tim, dan sebagainya.
Yang
keenam. Baksos (Bakti Sosial). Dalam Baksos ini, kami semua warga Smansa
melakukan suatu pembenahan terhadap kebersihan, keindahan dan kenyamanan
lingkungan di sekolah. Kami bergotong royong membersihkan Smansa dan membuat
suatu poster untuk ditempel disetiap sudut sekolah, sehingga kebersihan sekolah
tetap terjaga.
Yang
ketujuh. Hiking 4P. Merupakan suatu silaturahmi antara anggota ekskul 4P
(Pramuka, Paskibra, PMR dan PKS). Yaitu melakukan hiking bersama yang dibagi
kelompok, satu kelompoknnya harus ada perwakilan dari ekskul masing-masing.
Benar-benar menonjolkan suatu kekompakan dan keakraban.
Yang
kedelapan. Peringatan Maulid Nabi. Sama halnya dengan kegiatan Ramadhan,
peringatan Maulid Nabi diselimuti dengan nuansa islami, dalam satu hari kita
dibawa kedalam keistimewaan Rasulullah. Dan ada perlombaannya juga, tapi Cuma
sebagian dari yang diadakan saat Ramadhan.
Yang
kesembilan. GIPSI (Gemerlap Ilmu Pengetahuan dan Sastra Ilmiah). Suatu acara
perlombaan yang mengedepankan ilmiah yang diisi dengan perlombaan Karya Tulis
Ilmiah, debat Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, Lomba cepat tepat, lomba
pidato Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia, lomba cipta dan baca puisi, dan
lomba foklor.
Yang
kesepuluh. Seminar Manga. Seminar tentang membuat suatu gambar manga yang baik
dan benar. Yang mengundang narasumber yang berpengalaman.
Yang
kesebelas. Seminar ESC (English Student Club). Seminar bahasa inggris yang
menghadirkan native speaker alias bule sebagai narasumber.
Yang
keduabelas. Peringatan Idul Qurban. Dalam acara ini, kami seluruh warga Smansa
iuran mengumpulkan uang untuk membeli sapi dan menyembelihnya. Membagikannya kepada
yang kurang mampu dan untuk kelasnya masing-masing. Acara makan-makan pun jadi
kegiatan yang sangat seru ketika idul Qurban datang.
Yang
ketigabelas. Kemsis (Kemah OSIS). Seluruh warga Smansa mengikuti kemah di alam
terbuka. Seru sekali, api unggun, di dalam tenda bareng, di kemsis ini juga ada
perlombaan, seperti lomba cepat tepat, lomba hiking, lomba masak, lomba seni,
lomba pidato, dan lomba debat
Yang
keempatbelas. APS (Akademi Pelajar Smansa). Pemilihan duta pelajar yang
diadakan oleh sekolah sebagai penjaringan siswa yang pintar dan berbakat yang
nantinya akan dikontribusikan untuk mengikuti duta pelajar pada tingkat yang
lebih tinggi, seperti tingkat kabupaten, provinsi bahkan nasional. Disini
diseleksi dari rangking 1 s/d 10 dan 5 orang pilihan tiap kelas oleh wali
kelas, selanjutnya tes bakat diambil 40 orang, tes akademik, tes emosional, tes
spiritual, diambil 15 orang. Selanjutnya tes mental, tes fisik, tes pidato, tes
debat diambil 6 orang, 3 orang putra dan 3 orang putri. Dari enam orang ini
dijadikan kandidat untuk dipilih secara voting oleh seluruh warga Smansa
setelah menyampaikan visi misi dan wawancara oleh dewan guru dan kepala
sekolah, dan akhirnya dipilih satu putri dan satu putra yang dijadikan duta
pelajar Smansa.
Dan
masih ada lagi acara-acara lainnya di Smansa, intinya banyak sekali kegiatan
dan pasti akan menyesal bila satu saja tidak ikut.
Ekskul
di Smansa juga banyak. Paskibra, Pramuka, PMR, PKS (Patroli Keamanan Sekolah),
KIR(kelompok Ilmiah Remaja), SOS (Script of Smansa), ESC (English Student
Club), Tapak Suci, Taekwondo, Karate, Silamba Wiqri (debus), Softball,
Volleyball, Basketball, Panahan, Football, Futsal, Theater, Seni, Robotik,
Mengenang
tentang guru-guru pasti lebih menyenangkan. Aku memiliki guru-guru yang super sekali.
Guru-guru yang pintar dan sangat berpengalaman, dan tentunya selalu mengerti
anak-anak muda jaman sekarang. Bermacam-macam sifat guru yang ada di Smansa.
Tapi tetap, mereka adalah orangtua kedua bagiku.
Hah…
membahas tentang Smansa memang tak ada habisnya. Sekali lagi, aku beruntung
sekali pernah bersekolah disini dan menjadi keluarga besar Smansa
Rangkasbitung. Aku tidak akan menyesal sedikitpun pernah ada di sini. Walaupun
dengan segelintir keluhan yang pernah aku lontarkan. Aku tetap bangga dengan
Smansa. Sekolah yang benar-benar menyeimbangkan dunia dan akhirat, yang
mengedepankan kedisiplinan, dan mengajariku banyak hal yang belum pernah aku
dapat dari manapun, bahkan tak akan aku dapatkan di tempat lain selain di sini.
Terimakasih
guru-guruku, teman-temanku, dan seluruh keluarga besar SMAN 1 Rangkasbitung.
Aku
kangen kalian. Aku rindu suasana pagi jam 06.30 saat bel masuk berbunyi, aku
rindu jam 14.00 saat bel pulang berbunyi, aku rindu mengantre air untuk wudhu, aku
rindu ngaji yaasiin dan tausyiah tiap hari jumat sebelum KBM, aku rindu
tumpukkan tugas, aku rindu remedial yang sedikit menyusahkan, aku rindu
kata-kata marah dan petuah guru-guruku.
Aku
doakan juga, sekarang tengah dilakukan pembangunan gedung baru SMAN 1
Rangkasbitung tahap 2 setelah pembangunan 3 lantai ruang kelas pada tahap 1.
Semoga kau cepat berdiri megah dan mencakar langit kemudian melemparkan
signal-signal orang-orang jenius siswa Smansa untuk merajah dan memperbaiki
dunia khususnya Indonesia.
I
Love You…
0 komentar:
Posting Komentar
Terimakasih atas kunjungan anda ke blog Ana. Silahkan berikan komentar dan masukannya :)