Jumat, 13 Januari 2017

Lucky—beruntung.

Pernah merasakan yang namanya ‘beruntung’??
Lucky—beruntung.
Kali ini Aku ingin berbagi tentang rasa yang namanya ‘beruntung’ versi Aku.  Cukup dengan satu kalimat : Aku beruntung dan bangga sekali pernah bersekolah dan menjadi siswa SMAN 1 Rangkasbitung.
Walau Aku sempat mengeluh ketika masih jadi murid di sini. Mengeluh ini, mengeluh itu, apalagi masalah tentang biaya. Tapi, setelah Aku keluar dari sekolah ini, Aku menyesal sekali dulu Aku pernah mengeluh ini dan itu. Kenapa?? Karena banyak sekali yang sudah Aku dapat dari sini, yang tak mungkin Aku dapatkan di sekolah lain, yang tak mungkin Aku dapatkan di tempat lain. Terutama PENGALAMAN.
Smansa, begitu panggilannya.  Polesan Smansa benar-benar real dan berkelas. Lukisan yang dibuat Smansa begitu langka dan indah buat Aku. Luar dan dalam begitu diperhatikan di sini. Tak hanya ilmu pengetahuan yang diajarkan, tapi keagamaan benar-benar sederajat dengan duniawi. Smansa membuat Aku makin dewasa, Smansa membuat Aku jadi makin rajin beribadah, disiplin yang ketat, kekeluargaan yang erat, toleransi, lapang dada, politik, kompetitif, dan pengetahuan serta pengalaman yang tak dapat Aku sebutkan semua.
Smansa sudah memberikan keahlian bagi Aku. Membuat Aku bisa bermain gitar (walaupun belum lancar), bisa menari, membuat Aku bisa mengoperasikan design grafis, bercocok tanam yang baik versi hortikultura, bisa berbahasa Perancis, bisa bela diri lewat ekskul tapak suci yang Aku ikuti dan masih banyak lagi.
Pengalaman juga tak kalah menarik untuk Aku ungkap. Masih ingat di otakku ketika Aku jadi bendahara OSIS. Menagih uang yang susahnya minta ampun. “Besok aja ya.” Besoknya “Aduuh lupa gak bawa uang, besok aja ya.” Benar-benar diuji kesabaranku. Ingat juga ketika Aku nangis gara-gara acara Laporan Pertanggung Jawaban bendahara berbarengan dengan acara keluargaku yang tak bisa aku tinggalkan. –ih malu deh. XD
Masih ingat juga, saat Mabis aku ikut demo ekstrakurikuler ESC (English Student Club) yang membuat aku malu berat. Dan ikut demo ekstrakurikuler Tapak Suci yang menjadi pendekar silat yang hebat. Sampai ada adik kelas yang sedang Mabis bilang padaku “Kak Ana keren banget pas tadi demo ekskul Tapak Suci.” Senang sekali aku. Hahaha….
Ingat juga, dengan setumpukkan tugas yang sahut menyahut tak pernah berhenti antar satu mata pelajaran dengan mata pelajaran lain. Dan tugas yang diberikan guru, jarang ada yang mudah. Dan anehnya, sesulit apapun tugasnya, pasti dikerjakan H-1 bahkan H-5menit dengan deadline yang diberikan gurunya. Dan yang paling menyebalkan adalah dengan tugas presentasi yang kurang matang persiapannya, dari sekian tugas presentasi yang aku alami selama tiga tahun, mungkin sekitar 3 presentasi yang aku anggap paling baik dan matang.  Tapi, dibalik itu aku sadar, suatu saat nanti, entah pas kuliah atau di dunia kerja, pasti tugasnya jauh lebih sulit melebihi yang pernah guruku berikan.
Aku juga ingat, saat ikut acara ini itu. Mulai dari seminar ST NKRI, seminar NAPZA, seminar Manga, Seminar Karya Ilmiah, Seminar Bahasa Inggris, Studi banding OSIS, Training Motivation yang selalu berhasil buat aku nangis, ikut lomba kejuaraan Tapak Suci, ikut lomba membuat essay dan masih banyak yang lainnya dan sebagainya dan sebagainya.
Dan yang paling berkesan saat aku ikut acara Akademi Pelajar Smansa. Acara pencarian duta pelajar di Smansa. Diseleksi lewat ranking tiap kelas,tes bakat,  tes akademik, tes emosional, tes spiritual, tes pidato dalam 2 bahasa, tes fisik, tes mental, tes wawancara dan terakhir ditampilkan di lapangan yang dilihat oleh seluruh warga Smansa sambil menyampaikan visi dan misi.
Oh ya.. Smansa juga punya jargon yang sangat bagus. Ketika warga Smansa ditanya kabar. “Apa kabar Smansa?” Maka jawabannya “Alhamdulillah, Luarbiasa, Allahhuakbar, Yes.. (sambil tepuk tangan)” Benar-benar membangkitkan semangat yang tadinya turun. Bagaimana aku tidak bangga pernah jadi bagian Smansa???
Mau tahu tentang kegiatan di Smansa??
Yang pertama. Mabis. Masa Bimbingan Siswa. Masa-masa ini benar-benar penuh dengan kepolosan, tidak tahu apa-apa tentang Smansa, dan akhirnya selalu nurut saja sama kakak pendamping. Haha.. Pas jaman aku mabis. Waktu itu aku disuruh datang pukul 05.00, paling lambat pukul 05.30. Aku waktu itu datang pas jam 05.30. Tapi tetap aja dihukum, katanya telat. Haha.. Tapi itu momen yang sangat luarbiasa, aku jadi tahu segala tentang Smansa dan seluk beluknya.
Yang kedua. GSR (Gema Suci Ramadhan) yang berganti nama setiap tahun, tahun berikutnya SAR (Semarak Akbar Ramadhan), tahun berikutnya KSR (Kemilau Suci Ramadhan). Kegiatan ini adalah sejenis kegiatan pesantren kilat selama satu minggu pada saat bulan Ramadhan. Dalam satu minggu itu, diisi dengan acara-acara keagamaan dan lomba bernuansa islami. Pagi-pagi dengar ceramah, dilanjut tes hapalan surat-surat pendek dan doa-doa sehari-hari. Lombanya ada Nasyid yang paling keren buat ditonton, LCT (lomba cepat tepat), Lomba DA’I, Lomba baca Al-Qur’an, lomba kaligrafi, Lomba membuat ketupat, lomba Pameran Busana Muslim, dan Lomba menghapal surat-surat Al-Qur’an. Pada saat SAR, aku jadi panitia seksi perlombaan. Tanpa aku dan panitia seksi perlombaan lain, sepertinya lomba takkan berjalan lancar (bangga). Haha..
Yang ketiga. Pensi (Pentas Seni). Salah satu acara yang paling besar di Smansa, karena banyak melibatkan orang luar. Yang selalu menghadirkan bakat-bakat seni yang ada di Smansa. Dan didalamnya ada perlombaan band terbaik, vokalis terbaik, bassist terbaik, drummer terbaik, dan gitaris terbaik.
Yang keempat. LKBB (Lomba Keterampilan Baris Berbaris). Lomba berbaris yang mengundang siswa SMP/MTs se-kabupaten Lebak sebagai pesertanya. Banyak sekali piala yang diperebutkan dalam lomba LKBB ini.
Yang kelima. Copa Smansa. Acara lomba olahraga antar kelas, saat menunggu pembagian raport saat semester pertama. Yang dipertandingkan pas jaman aku adalah sepakbola untuk putra dan bola tangan untuk putri. Disini kekompakan tiap kelas benar-benar diuji. Mulai dari supporter, kaos tim, dan sebagainya.
Yang keenam. Baksos (Bakti Sosial). Dalam Baksos ini, kami semua warga Smansa melakukan suatu pembenahan terhadap kebersihan, keindahan dan kenyamanan lingkungan di sekolah. Kami bergotong royong membersihkan Smansa dan membuat suatu poster untuk ditempel disetiap sudut sekolah, sehingga kebersihan sekolah tetap terjaga.
Yang ketujuh. Hiking 4P. Merupakan suatu silaturahmi antara anggota ekskul 4P (Pramuka, Paskibra, PMR dan PKS). Yaitu melakukan hiking bersama yang dibagi kelompok, satu kelompoknnya harus ada perwakilan dari ekskul masing-masing. Benar-benar menonjolkan suatu kekompakan dan keakraban.
Yang kedelapan. Peringatan Maulid Nabi. Sama halnya dengan kegiatan Ramadhan, peringatan Maulid Nabi diselimuti dengan nuansa islami, dalam satu hari kita dibawa kedalam keistimewaan Rasulullah. Dan ada perlombaannya juga, tapi Cuma sebagian dari yang diadakan saat Ramadhan.
Yang kesembilan. GIPSI (Gemerlap Ilmu Pengetahuan dan Sastra Ilmiah). Suatu acara perlombaan yang mengedepankan ilmiah yang diisi dengan perlombaan Karya Tulis Ilmiah, debat Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, Lomba cepat tepat, lomba pidato Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia, lomba cipta dan baca puisi, dan lomba foklor.
Yang kesepuluh. Seminar Manga. Seminar tentang membuat suatu gambar manga yang baik dan benar. Yang mengundang narasumber yang berpengalaman.
Yang kesebelas. Seminar ESC (English Student Club). Seminar bahasa inggris yang menghadirkan native speaker alias bule sebagai narasumber.
Yang keduabelas. Peringatan Idul Qurban. Dalam acara ini, kami seluruh warga Smansa iuran mengumpulkan uang untuk membeli sapi dan menyembelihnya. Membagikannya kepada yang kurang mampu dan untuk kelasnya masing-masing. Acara makan-makan pun jadi kegiatan yang sangat seru ketika idul Qurban datang.
Yang ketigabelas. Kemsis (Kemah OSIS). Seluruh warga Smansa mengikuti kemah di alam terbuka. Seru sekali, api unggun, di dalam tenda bareng, di kemsis ini juga ada perlombaan, seperti lomba cepat tepat, lomba hiking, lomba masak, lomba seni, lomba pidato, dan lomba debat
Yang keempatbelas. APS (Akademi Pelajar Smansa). Pemilihan duta pelajar yang diadakan oleh sekolah sebagai penjaringan siswa yang pintar dan berbakat yang nantinya akan dikontribusikan untuk mengikuti duta pelajar pada tingkat yang lebih tinggi, seperti tingkat kabupaten, provinsi bahkan nasional. Disini diseleksi dari rangking 1 s/d 10 dan 5 orang pilihan tiap kelas oleh wali kelas, selanjutnya tes bakat diambil 40 orang, tes akademik, tes emosional, tes spiritual, diambil 15 orang. Selanjutnya tes mental, tes fisik, tes pidato, tes debat diambil 6 orang, 3 orang putra dan 3 orang putri. Dari enam orang ini dijadikan kandidat untuk dipilih secara voting oleh seluruh warga Smansa setelah menyampaikan visi misi dan wawancara oleh dewan guru dan kepala sekolah, dan akhirnya dipilih satu putri dan satu putra yang dijadikan duta pelajar Smansa.
Dan masih ada lagi acara-acara lainnya di Smansa, intinya banyak sekali kegiatan dan pasti akan menyesal bila satu saja tidak ikut.
Ekskul di Smansa juga banyak. Paskibra, Pramuka, PMR, PKS (Patroli Keamanan Sekolah), KIR(kelompok Ilmiah Remaja), SOS (Script of Smansa), ESC (English Student Club), Tapak Suci, Taekwondo, Karate, Silamba Wiqri (debus), Softball, Volleyball, Basketball, Panahan, Football, Futsal, Theater, Seni, Robotik,
Mengenang tentang guru-guru pasti lebih menyenangkan. Aku memiliki guru-guru yang super sekali. Guru-guru yang pintar dan sangat berpengalaman, dan tentunya selalu mengerti anak-anak muda jaman sekarang. Bermacam-macam sifat guru yang ada di Smansa. Tapi tetap, mereka adalah orangtua kedua bagiku.
Hah… membahas tentang Smansa memang tak ada habisnya. Sekali lagi, aku beruntung sekali pernah bersekolah disini dan menjadi keluarga besar Smansa Rangkasbitung. Aku tidak akan menyesal sedikitpun pernah ada di sini. Walaupun dengan segelintir keluhan yang pernah aku lontarkan. Aku tetap bangga dengan Smansa. Sekolah yang benar-benar menyeimbangkan dunia dan akhirat, yang mengedepankan kedisiplinan, dan mengajariku banyak hal yang belum pernah aku dapat dari manapun, bahkan tak akan aku dapatkan di tempat lain selain di sini.
Terimakasih guru-guruku, teman-temanku, dan seluruh keluarga besar SMAN 1 Rangkasbitung.
Aku kangen kalian. Aku rindu suasana pagi jam 06.30 saat bel masuk berbunyi, aku rindu jam 14.00 saat bel pulang berbunyi, aku rindu mengantre air untuk wudhu, aku rindu ngaji yaasiin dan tausyiah tiap hari jumat sebelum KBM, aku rindu tumpukkan tugas, aku rindu remedial yang sedikit menyusahkan, aku rindu kata-kata marah dan petuah guru-guruku.
Aku doakan juga, sekarang tengah dilakukan pembangunan gedung baru SMAN 1 Rangkasbitung tahap 2 setelah pembangunan 3 lantai ruang kelas pada tahap 1. Semoga kau cepat berdiri megah dan mencakar langit kemudian melemparkan signal-signal orang-orang jenius siswa Smansa untuk merajah dan memperbaiki dunia khususnya Indonesia.
I Love You…

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih atas kunjungan anda ke blog Ana. Silahkan berikan komentar dan masukannya :)